Selasa, 02 Oktober 2007

Wartawan Foto Harian Lokal Tangerang Dianiya Simptisan Cawabub


Jumat, 21 September 2007 18:36:00

Tangerang RoL-- Wartawan photo sebuah harian lokal Tangerang, M Jakwan (31) dianiaya empat orang simpatisan salah satu Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tangerang, Kamis malam. Kejadian itu berlangsung saat korban melakukan peliputan di Sekretariat Cawabup Hj Airin Rachmy Diani, di Komplek Ruko Boulevard Blok BA 2 No. 49, Gading Serpong, Tangerang, Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB.


"Saya diintimidasi empat orang saat melakukan peliputan masalah bantuan beras Bulog yang diturunkan di Sekretariat Airin Center, sementara satu orang lainnya mencoba untuk melerai dan menenangkan," kata M Jakwan, di Tangerang, Jumat.


Peristiwa penganiayaan tersebut bermula ketika korban menjalankan tugasnya untuk mengambil foto terhadap dua unit truk yang bernopol B-7079-OQ dan B-9694-OQ dari Departemen Sosial RI yang mengangkut beras Bulog sebanyak satu ton.Jakwan mengatakan, setelah dirinya menjalankan tugas untuk mengambil foto, keempat orang tersebut mencoba untuk mencegahnya bahkan satu orang simpatisan sempat melepaskan tendangan ke arah kaki korban, sementara satu orang lainnya sempat menenangkannya.Selain mencoba melakukan penyerangan para simpatisan berusaha untuk mendorong serta meminta agar hasil pengambilan gambar tersebut untuk dihilangkan dan mendesak korban tidak memuat berita berita tersebut.


"Meskipun diintimidasi, saya tetap mempertahankan foto yang ada di kamera dan menolak desakan orang itu," kata korban seraya menambahkan simpatisan melakukan intimidasi kurang lebih selama 15 menit.Setelah diintimidasi, selanjutnya korban memberitahukan kasus penganiayaan tersebut ke pimpinannya serta membuat laporan ke pihak Polsek Curug yang dilanjutkan ke Polres Tangerang pada hari Kamis (20/9) sekitar pukul 23.30 WIB.


Sementara itu, Kapolsek Curug, AKP M Amar mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kasus penganiayaan tersebut setelah korban bersama saksi melaporkan ke Polres Tangerang.Disinggung mengenai truk pengangkut beras Bulog milik Depsos yang diturunkan di sekretariat salah satu Cawabup Tangerang itu, Amar mengatakan dirinya akan mengumpulkan data dokumen resmi beras yang diperuntukan bagi warga miskin tersebut.


Dikatakan Amar mengutip pernyataan dari salah satu pejabat Dinas Sosial Provinsi Banten, rencananya beras tersebut akan didistribusikan sebanyak lima ton bagi warga miskin."Pejabat Dinsos tersebut menyatakan beras diambil dari Bulog Banten atas nama Palang Merah Indonesia (PMI, red) Provinsi Banten," kata Amar. antara/abi

Tidak ada komentar: